SAHABATKU ADALAH OANG YANG AKU CINTAI
Aku kembali terpaku pada panorama yang tak asing lagi, sebuah panorama yang selam ini begitu akrab dalam kehidupanku di Sekolah yang penuh tumbuhan hijau, di depanku berdiri seorang lelaki yang aku kagumi lelaki itu adalah sahabatku sejak aku kecil. Setiap hari aku hanya memandanginya dari kejauhan, aku tak punya keberanian untuk mendekati apalagi mengajaknya ngobrol. Setiap kali aku memandangnya hatiku tersa damai, saat aku memandangnya aku selalu berhayal seandainya ia tahu akan isi hatiku.
Aku kembali terpaku pada panorama yang tak asing lagi, sebuah panorama yang selam ini begitu akrab dalam kehidupanku di Sekolah yang penuh tumbuhan hijau, di depanku berdiri seorang lelaki yang aku kagumi lelaki itu adalah sahabatku sejak aku kecil. Setiap hari aku hanya memandanginya dari kejauhan, aku tak punya keberanian untuk mendekati apalagi mengajaknya ngobrol. Setiap kali aku memandangnya hatiku tersa damai, saat aku memandangnya aku selalu berhayal seandainya ia tahu akan isi hatiku.


